LAPORAN BIOTEKNOLOGI PEMBUATAN “SUSU ASAM”

LAPORAN BIOTEKNOLOGI
“SUSU ASAM”

Disusun oleh :

Husen Husaeni
Rosdiani Isnaeni
Usa Astiliani

Kelas : 3K3
KIMIA INDUSTRI

SMK NEGERI 7 BANDUNG
Jl.Soekarno - Hatta No.596 Telp./Fax. (022) 7563077
Bandung 40286

Judul              : Pembuatan Susu Asam
Dasar teori     :
Susu fermentasi merupakan susu hasil proses fermentasi oleh bakteri asam laktat (Lactic acid bacteria). Susu fermentasi yang mengandung bakteri asam laktat sangat bagus untuk sistem pencernaan. Bakteri asam laktat mampu memproses karbohidrat dalam susu yang disebut laktosa menjadi asam laktat. Asam laktat yang dihasilkan akan menurunkan derajat keasaman (pH) dalam usus sehingga menghambat pertumbuhan bakteri merugikan dalam sistem pencernaan. Bakteri asam laktat juga mampu menghilangkan bahan penyebab kanker dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya penghasil bahan karsinogen (bahan penyebab kanker). Khusus bakteri asam laktat dari kelompok bifidobacterium, dapat memperbaiki sistem metabolisme protein, mencegah sembelit, serta membantu proses pengobatan liver.
Yakult adalah minuman susu fermentasi, yang dibuat dengan cara memfermentasi susu bubuk skim (susu uht) yang mengandung bakteri asam laktat hidup Lactobacillus casei Shirota strain. Pada tahun 1930, almarhum Dr. Minoru Shirota, pendiri perusahaan Yakult, telah berhasil mengkulturkan berbagai jenis bakteri asam laktat dan memilih satu jenis bakteri yang bersifat paling tahan terhadap cairan pencernaan. Di samping itu, Dr. Minoru Shirota juga memperkuatnya sehingga menjadi strain baru yang unggul. Karena itu, berbeda dengan bakteri lain, bakteri ini dapat menaklukkan berbagai hambatan fisiologis seperti asam lambung dan cairan empedu sehingga dapat mencapai dan bertahan hidup dalam usus manusia.
Dari dalam usus bakteri ini membantu meningkatkan kesehatan kita dengan cara mengaktifkan sel-sel kekebalan, meningkatkan jumlah bakteri berguna, dan mengurangi jumlah bakteri yang merugikan. Menurut Margawani (1995), Lactobacilllus casei adalah galur unggul yang mudah dan cocok untuk dikembangbiakkan dalam minuman dasar susu. Selain bakteri ini mampu bertahan dari pengaruh asam lambung, juga mampu bertahan dalam cairan empedu sehingga mampu bertahan hidup hingga usus halus.
Peranan lain terhadap kesehatan manusia adalah
  • untuk memperbaiki penyerapan kalsium pada usus,
  • melancarkan buang air besar,
  • penyerapan bahan karsinogenik,
  • membunuh bakteri patogen dan bersifat anti tumor
  • memberi efek menguntungkan pada usus halus dengan meningkatkan keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan.

Alat bahan                 :
Ø  Alat
  • Panci pemanas.
  • Kompor.
  • Termometer.
  • Pengaduk.
·                            Botol

Ø  Bahan
·         Susu skim atau Susu UHT (1000 ml)
·         Produk “yakult” (200 ml).
·         Larutan gula pasir 100 ml

Prosedur                    :
  1. Rebus susu skim atau susu murni sebanyak 1 liter, dan jangan sampai mendidih.
  2. Siapkan botol kaca, bersihkan dengan air dingin kemudian tutuplah ujung botol. Agar botol tersebut steril, maka rebuslah botol tersebut dalam air mendidih selama 60 detik.
  3. Kemudian, angkat botol tersebut dari air panas, kemudian keringkan tanpa membuka tutup botol.
  4. Masukkan susu yang telah direbus, ke dalam botol. Biarkan hingga suhu botol dan susu tersebut kira-kira mencapai 45°C.
  5. Masukkan 200 ml yakult ke dalam 1000 ml susu.
   
 6. Tutup kembali botol tersebut, kemudian simpan dalam tempat tertutup dan hindari sinar matahari secara          langsung.
 
  7. Setelah 24 jam, susu dalam botol telah berubah menjadi yakult (Susu Asam)
  8.Tambahkan gula (kira-kira 1 sendok makan per 200 ml yakult). Yakult siap dikonsumsi.
  9.Yakult akan lebih nikmat jika dikonsumsi dalam keadaan dingin atau ditambah es batu

Pengamatan               :

*      Hasil dari fermentasi susu asam, setelah didiamkan kurang lebih 45 jam, menjadi susu asam. Rasanya, menjadi agak asam, dan sedikit lebih kental.

Pembahasan              :
Dalam pembuatan, produk bioteknologi, yaitu susu asam, tidak mengalami kendala yang berarti, hanya saja harus lebih memperhatikan kebersihan tempat pembuatan susu asam tersebut, karena dari 3 botol yang dibuat, hanya 2 botol saja yang berhasil menjadi susu asam, sedangkan 1 botol lagi, gagal, dikarenakan, botol yang dipakai kurang steril, sehingga, setelah di fermentasi, hasilnya menjadi seperti ini :
                  
Hasilnya, sangatlah berbeda, botol yang ke 3, warna susunya menjadi bening, tidak seperti susu pada umunya, yang berwarna, agak kekuningan, dan sangatlah berbeda. Dan disimpulkan bahwa botol ke 3, gagal, karena dilihat dari tekstur dan rasa juga berbeda dengan 2 botol sebelumnya.

Kesimpulan                :
Hasil dari pembuatan susu asam tersebut berhasil, hanya 1 botol saja yang tidak berhasil, dan juga ada hal yang harus diperhatikan, yaitu dari segi kebersihan tempat, dan juga media yang kita gunakan harus benar-benar steril.

Daftar pustaka :
§        http://www.yakult.co.id
§ 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CONTOH SURAT PENOLAKAN

CONTOH Proposal Pentas seni