Rabu, 28 Maret 2012

Enumerasi Kuantitatif Dengan Colony Counter


TUJUAN

O   Dapat menggunakan colony counter
O   Dapat menghitung jumlah koloni dalam colony counter
O   Dapat mengetahui jumlah koloni bakteri yang ada pada sampel susu
O   Dapat melakukan perhitungan koloni


Dasar Teori

Enumerasi adalah teknik perhitungan jumlah mikroba dalam suatu media tanpa mengidentifikasikan jenis mikroba (bakteri, jamur, yeast), yang bertujuan untuk menentukan jumlah sel dari suatu kultur bakteri secara kuantitatif (Rosalia, 2010). Penetapan jumlah bakteri dilakukan dengan menghitung jumlah sel bakteri yang mampu membentuk koloni di dalam media biakan atau membentuk suspensi dalam larutan biak (Schlegel & Schmidt, 1994). Analisis kuantitatif mikrobiologi pada bahan pangan ini penting dilakukan untuk mengetahui mutu bahan pangan dan menghitung proses pengawetan yang akan diterapkan pada bahan pangan tersebut (Fardiaz, 1992).
Ada beberapa macam cara untuk mengukur jumlah sel, antara lain dengan hitungan cawan (plate count), hitungan mikroskopik langsung (direct microscopic count) atau MPN (Most Probable Number) (Fardiaz, 1992). Penetapan jumlah bakteri dapat dilakukan dengan menghitung jumlah sel bakteri yang mampu membentuk koloni di dalam media biakan atau membentuk suspensi dalam larutan biak (Schlegel dan Schmidt, 1994).
Keuntungan enumerasi secara langsung adalah cara penghitungan yang cepat dan diperoleh informasi tambahan tentang ukuran dan bentuk mikroba yang sedang dihitung dan jumlah sel yang diperoleh meliputi sel yang hidup dan sel yang mati. Akan tetapi enumerasi secara langsung juga memiliki kelemahan yaitu sel yang mati tidak dapat dibedakan dengan sel yang hidup. Koloni sel yang bergerombol terkadang dapat menyulitkan dalam mengklasifikasikan jenis koloni (Schlegel & Schmidt, 1994).
Ada beberapa macam cara untuk mengukur jumlah sel, antara lain dengan hitungan cawan (plate count). Yaitu dengan menggunakan teknik pour plates : sampel ditaruh pada cawan petri kemudian dituangi media agar cair dan dicampur(digoyangkan).



Alat Dan Bahan


Alat
Colony counter
Cawan petri
Tabung reaksi

Bahan
- KNA (Beef axtract,    Peptone, Nacl, Agar, Aquades)
- Sampel susu
- Aqudes



Prosedur

  • Ø  Sediakan alat-alat yang dibutuhkan.

  1. Ø  Encerkan terlebih dahulu sampel susu
  2. Ø  Encerkan dengan menambahkan 9 ml aquades tiap pengenceran sampai dengan pengenceran 10 pangkat -3 atau 1/1000.
  3. Ø  Ambil 1 ml sampel susu dari pengenceran ke 3 atau 10 pangkat -3, masukan dalam tabung reaksi.
  4. Ø  Timbang masing-masing bahan KNA sesuai dengan perhitungan yang telah dibuat, dibuat 15 ml KNA.
  5. Ø  Campur bahan-bahan KNA dengan air yang didihkan.
  6. Ø  Tuang 1 ml sampel susu dalam tabung reaksi ke dalam cawan petri.
  7. Ø  Lalu tuang media KNA yang telah dicampur, masukan dalam cwan petri yang sebelumnya telah dimasukan sampel susu.
  8. Ø  Setelah itu digoyangkan membentuk angka delapan seperti pada gambar
  9. Ø  Biarkan media KNA mengeras
  10. Ø  Lalu inkubasi pada suhu 37 derajat celcius. 1 kali 24 jam.
  11. Ø  Setelah di inkubasi, hitung jumlah koloni, melalui bagian bawah cawan.
  12. Ø  Catat semua hasil dan perhitungannya.



Hasil Pengamatan

Ternyata, sampel susu yang diuji, terdapat lebih dari 300 koloni bakteri, sehingga koloni bakteri tidak dapat dihitung dengan menggunakan perhitungan atau TNTC ( Too Numerus To Count ). Seperti pada gambar berikut :
            
           



Pembahasan

Pada percobaan dengan metode hitung cawan, terlebih dahulu dilakukan serangkaian proses pengenceran yaitu pengenceran 10-1 sampai 10-3 akan tetapi inokulasi yang dilakukan hanya menggunakan pengenceran 10-3 perhitungan dengan menggunakan colony counter yang dilakukan menunjukkan bahwa jumlah koloni bakteri dalam sampel susu pada cawan petri dengan pengenceran 10-3 ternyata, terdapat lebih dari 300 koloni bakteri. Ini berarti sampel susu yang diamati tidak dapat dihitung atau TNTC.

Kesimpulan

“ Dalam percobaan ini kami dapat mengetahui berapa banyak jumlah koloni bakteri yang diamati dalam sampel susu yang diuji, dan dapat mempelajari penggunaan colony counter dalam menghitung jumlah koloni bakteri yang diuji “


Daftar Pustaka

·         Buku petunjuk praktikum mikrobiologi
·         http://www.google.com/enumerasikuatitatifdengancolonycounter//
·         http://www.google.com/gambarpourplate//
·         http://www.google.com/prosedurserialdilusi//




PERTANYAAN
Dari ibu Amanda Vidyana,s.pd
  • v  Kenapa pada perhitungan dengan menggunakan colony counter hanya jumlah 30-300 koloni saja yang dapat dihitung ?

Jawaban :
  • Karena jumlah tersebut merupakan sampel yang representative. Kurang fari 30 koloni dianggap tidak representative ( terlalu sedikit organisme ), lebih dari 300 koloni juga sama dinggap tidak representative karena koloni yang terlalu padat akan menghasilkan pertumbuhan bakteri yang jelek dan beberapa koloni mungkin berkembang dalam ukuran yang tidak terlihat.

Tidak ada komentar: