RESENSI NOVEL GROWING UP BIN LADEN

HARGA GUKU : Rp.109.000

Wahhhhhhhhhhhhhhhhhh................
pengen beli nih buku pasti bagus, cuma masalahnya tehambat di ekonomi, hehe...
Tapi tenang saya punya sinopsis nya nih untuk kalian

SIOPSIS:

Setelah tragedi 11 September 2001, Osama adalah sosok paling dicari. Apa pun yang bersinggungan dengan dirinya akan menjadi santapan media dan menjadi informasi yang ditunggu-tunggu oleh jutaan manusia. Cukup beralasan jika pers melakukan pelbagai cara demi mendapatkan berita tentang Osama dan orang-orang di sekitarnya.

Buku ini bertutur tentang kehidupan Osama bin Laden dan keluarganya, yang ditulis berdasarkan kesaksian Najwa Ghanem (istri pertama Osama) dan Omar (putra keempat dari istri pertama Osama). Tentu saja banyak sekali informasi baru yang bisa kita dapatkan dari buku ini seputar kehidupan Osama dan keluarganya. Dengan piawai, Jean Sasson merangkai kesaksian tersebut dalam sebuah narasi yang memikat dan jujur sehingga pembaca seolah diajak menyusuri lorong-lorong gelap kehidupan Osama yang selama ini simpang siur karena bersumber dari orang-orang yang tidak terlalu dekat dengan Osama.


Sisi penting kehidupan Osama yang selama ini tertutup rapat, dengan rahasia-rahasia yang mencengangkan. Jean Sasson dengan cekatan membantu Najwa dan Omar untuk menyampaikan informasi yang belum pernah terungkap tentang cikal bakal ekstremisme Osama.
DALTON FURY
New York Times bestselling author of Kill bin Laden

Sinopsis untuk lidah cover depan:

Dunia mengenal Osama bin Laden sebagai teroris yang paling dicari di muka bumi ini. Namun, manusia tidak terlahir sebagai teroris, dan bin Laden begitu berhati-hati menjaga detail sekecil apa pun mengenai dirinya dan keluarganya untuk diketahui secara luas hingga dia menjadi seperti sekarang. Sampai kini, tatkala istri pertama Osama dan anak lelaki keempatnya menyingkap kebenaran sesungguhnya mengenai dirinya.

Pada usia lima belas tahun, Najwa Ghanem meninggalkan keluarganya di Siria untuk menikahi sepupunya, Osama bin Laden, dan menggunakan cadar di Saudi Arabia. Sebagai istri pertama Osama, bersama istri-istri Osama yang lain, dia melahirkan sebelas orang anak dan melihat Osama memelihara keluarganya demikian ketat.

Dalam perasaan pedih, Najwa dan anak lelaki keempatnya, Omar, mengungkapkan bagaimana Osama tidak setuju dengan berbagai kesenangan modern, termasuk listrik dan pengobatan, yang membuat kehidupan sehari-hari semakin sulit dan berbahaya. Osama mengajak anak-anak lelakinya dalam perjalanan panjang mendaki gurun tanpa air, mengajarkan mereka bahwa mereka harus “kuat” dan “sabar.” Ketika anak-anak lelakinya dianiaya di sekolah, dia merespons, “Hidup itu haruslah sebuah beban. Hidup itu harus keras. Kamu akan menjadi lebih kuat jika kamu diperlakukan keras.” Perlahan, Osama memindahkan istri-istri dan anak-anaknya dari kehidupan normal ke kehidupan ekstrem yang tanpa kepastian, bahkan memilih Omar yang berusia lima belas tahun untuk menemaninya ke benteng gunung Tora Bora, di mana risiko kelaparan dan penyakit segera saja kalah dibandingkan dengan kegawatan kamp-kamp teroris, dan Osama pun semakin dekat kepada Jihad yang keras.

***

NAJWA BIN LADEN adalah istri pertama Osama dan merupakan ibu dari tujuh putra dan empat putri, buah dari perkawinannya dengan Osama. Kini, ia tinggal bersama tiga orang anaknya di Timur Tengah.

OMAR BIN LADEN, yang merupakan putra keempat Osama bin Laden, secara publik pernah meminta ayahnya untuk “mengubah pandangannya”. Baik Omar dan ibunya telah meninggalkan Afganistan sebelum 11 September 2001, dan juga tidak pernah melakukan kontak dengan Osama sejak saat itu.

JEAN SASSON adalah penulis terlaris New York Times untuk bukunya Princess: A True Story of Life Behind the Veil in Saudi Arabia. Ia pernah tinggal di Timur Tengah selama dua belas tahun dan secara ekstensif telah bepergian selama tiga puluh tahun di wilayah itu. Ia kini tinggal di wilayah selatan Amerika Serikat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CONTOH SURAT PENOLAKAN

CONTOH Proposal Pentas seni

LAPORAN BIOTEKNOLOGI PEMBUATAN “SUSU ASAM”